Paragraf Deduktif :
Isap Asap dan Kesehatan
Sebagian perokok meyakini cerutu atau mengisap tembakau dengan pipa tidak seberbahaya merokok langsung. Tapi, penelitian terbaru membuktikan hal itu yang tidak benar. Menghirup asap tembakau dengan alat apapun tetap bebahaya.
Untuk mengetahui apakah asap dihirup atau tidak, peneliti mengukur kandungan kotinin, produk sampingan nikotin, dalam darah. Di kalangan pengisap cerutu dan pengguna pipa, tingkat kotinin memang lebih rendah bila dibandingkan dengan yang dihasilkan dari aktivitas merokok, tetapi perbedaannya tidak signifikan.
Pada perokok dengan pipa, jumlahnya 20% (lebih rendah) ketimbang merokok dan pada penghisap cerutu, jumlahnya 10% (lebih rendah). Memang lebih rendah, tetapi tetap besar. Melihat dari penelitian yang dilakukan dari 3.500 orang berusia 48-90 tahun yang menghisap tembakau dengan pipa, cerutu, dan merokok
Dampak merokok terhadap kemampuan bernapas juga diukur. Hasilnya, insiden terhalangnya aliran udara dijumpai dua kali lebih banyak pada pengguna pipa dan penghisap cerutu. Selain itu, terdapat banyak lagi dampak yang ditimbulkan merokok bagi kesehataan. Betapa bahayanya merokok bagi kesehatan. Jadi, kurangi aktivitas merokok demi kesehatan kita semua.
Paragraf Induktif :
Tips Hemat Air Saat Mandi
Menghemat air merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Di rumah maupun di kosan, banyak yang dapat dilakukan untuk menghemat air. Walaupun kelihatannya sepele, jika kebiasaan ini dilakukan banyak rumah, dampaknya akan terasa. Hal pertama yang dilakukan, menggunakan shower saat mandi menghabiskan air lebih sedikit dibandingkan jika menggunakan gayung. Secara kasar jumlah air yang dibutuhkan hanya 1/3nya. Memang biayanya sedikit mahal. Tapi, kedepannya ini akan menghemat.
Kedua, jangan biasakan membiarkan keran air mengalir terbuang pada saat sedang menggosok gigi atau mencuci muka. Hentikan kebiasaan dan hanya menyalakan keran ketika benar-benar dibutuhkan. Kebiasaan ini mampu menghemat air bergalon-galon setahunnya.
Ketiga, penggunaan air yang banyak terjadi pada saat kita menyiram kloset. Dengan memasukkan botol berisi air kedalam bak penyimpa air pada kloset. Saat bak terisi, volume air akan berkurang dan air yang digunakan untuk menyiram kloset pun berkurang.
Paragraf Deduktif-Induktif ( Campuran ) :
Jangan Asal Cabut Gigi
Jangan asal cabut gigi berbahaya. Sakit gigi yang menyiksa biasanya bikin kita cepat-cepat meminta dokter untuk mencabutnya. Padahal, gigi yang sedang sakit justru bahaya jika langsung dicabut. Pasalnya, sakit pada gigi itu kebanyakan disebabkan kelainan di bawah akar, yang disebut abses. Kalau gigi yang sedang sakit dicabut, absesnya bisa nyebar kemana-mana. Sebaiknya tunggu dulu sampai gigi tersebut sembuh alias tidak sakit lagi.
Berhubung gigi orang dewasa tidak bisa tumbuh kembali kalau sudah dicabut, pertimbangkan kembali kemungkinan untuk mencabut gigi. Kalau memang masih bisa diperbaiki, sebaiknya lakukan perawatan terhadap gigi yang bermasalah. Jika gigi kita tidak bisa direstorasi dengan ditambal, tidak ada cara lain sebaiknya dicabut.
Sebelum mencabut gigi, sebaiknya periksakan terlebih dahulu tekanan darah dan kadar gula dalam darah. Kemudian, konsultasi dengan dokter jika alergi terhadap suatu obat. Hal ini, dapat mencegah datangnya penyakit yang tak diundang.
Untuk sementara, bagian yang baru dicabut giginya jangan disikat sebelum kering. Tapi, biasanya luka tersebut akan kering dalam waktu sehari. Oleh karena itu, jangan asal cabut gigi sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter gigi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar