Rabu, 28 April 2010

Tugas B.indonesia2(ii)

Daftar Pustaka :

  1. Akhadiah, Sabarti.Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia.Jakarta: PT. Gelora Aksara Pramata,1988.
  2. Silehan dan Soedjito.Surat Menyurat Resmi Bahasa Indonesia.Bandung: PT. Remaja Rosda Karya,1999.
  3. Sudjana, S.Tuntunan Penyusunan Karya Ilmiah Makalah – Skripsi – Tesis – Disertari.Bandung: Sinar Baru Algesindo,2001.
  4. Ilwan, Hatim. "Bill Gates Tak Lagi Nomor Satu,"Gatra. Jakarta: Media Group, 2010.

  5. Akhadiah, Sabarti. dkk. Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga,1989.

  6. Tahun Penerbitan = 1984
    Judul Buku = Bimbingan Menulis Skripsi, Thesis
    Penulis = Sutrisno Hadi
    Kota Diterbitkan = Yogyakarta
    Penerbit = GAMA

  7. Tahun Penerbitan = 1991
    Judul Buku = Prosiding Teknik Penulisan Buku Ilmiah
    Penulis = Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi dan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
    Kota Diterbitkan = Jakarta
    Penerbit = Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

  8. Tahun Penerbitan = 1983
    Judul Buku = Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia
    Penulis = Sutan Takdir Alisjahbana
    Kota Diterbitkan = Jakarta
    Penerbit = Dian Rakyat

  9. Tahun Penerbitan = 1995
    Judul Buku = The Little Brown Compact Handbook
    Penulis = Jane E. Aaron
    Kota Diterbitkan = Newyork
    Penerbit = Harper Collins College Publisher

  10. Tahun Penerbitan = 1974
    Judul Artikel = An Introduction to Psycolinguistic and Generative Grammar
    Judul Majalah = The Psychology of language
    Penulis = Jane E. Aaron
    Kota Diterbitkan = Newyork
    Penerbit = Mc. Grow Hill Book Company

  11. Tahun Penerbitan = 2007
    Judul Buku = Ayo Belajar Berbahasa Indonesia
    Penulis = Muhammad Darisman Spd,dkk
    Kota Diterbitkan = Bogor
    Penerbit = Yudhistira

  12. Tahun Penerbitan = 1989
    Judul Artikel = A. Handbook
    Judul Majalah = Writing The Research Paper edisi ketiga
    Penulis = Anthony C. Winkler
    Kota Diterbitkan = Newyork
    Penerbit = Harcout Brace Jovanovich

  13. Tahun Penerbitan = 1996
    Judul Buku = Kiat Menulis Artikel Iptek Populer di Media Cetak
    Penulis = Markus G. Lyakto
    Kota Diterbitkan = Jakarta
    Penerbit = PT. Gramedia Pustaka Utama

  14. Tahun Penerbitan = 1991
    Judul Artikel = Bintang Sahabat Kita
    Judul Majalah = Widya Wiyata Pertama Anak - Anak
    Penulis = Sabue Rockett dan Steve Mc. Clure
    Kota Diterbitkan = Jakarta
    Penerbit = Tira Pustaka

  15. Tahun Penerbitan = 1991
    Judul Buku = Bahasa Indonesia untuk Mahasiswa
    Penulis = Tim FS Undip
    Kota Diterbitkan = Semarang
    Penerbit = Universitas Diponegoro

Senin, 05 April 2010

Tugas B.Indonesia2(!)

Paragraf Deduktif :

Isap Asap dan Kesehatan

Sebagian perokok meyakini cerutu atau mengisap tembakau dengan pipa tidak seberbahaya merokok langsung. Tapi, penelitian terbaru membuktikan hal itu yang tidak benar. Menghirup asap tembakau dengan alat apapun tetap bebahaya.

Untuk mengetahui apakah asap dihirup atau tidak, peneliti mengukur kandungan kotinin, produk sampingan nikotin, dalam darah. Di kalangan pengisap cerutu dan pengguna pipa, tingkat kotinin memang lebih rendah bila dibandingkan dengan yang dihasilkan dari aktivitas merokok, tetapi perbedaannya tidak signifikan.

Pada perokok dengan pipa, jumlahnya 20% (lebih rendah) ketimbang merokok dan pada penghisap cerutu, jumlahnya 10% (lebih rendah). Memang lebih rendah, tetapi tetap besar. Melihat dari penelitian yang dilakukan dari 3.500 orang berusia 48-90 tahun yang menghisap tembakau dengan pipa, cerutu, dan merokok

Dampak merokok terhadap kemampuan bernapas juga diukur. Hasilnya, insiden terhalangnya aliran udara dijumpai dua kali lebih banyak pada pengguna pipa dan penghisap cerutu. Selain itu, terdapat banyak lagi dampak yang ditimbulkan merokok bagi kesehataan. Betapa bahayanya merokok bagi kesehatan. Jadi, kurangi aktivitas merokok demi kesehatan kita semua.



Paragraf Induktif :

Tips Hemat Air Saat Mandi

Menghemat air merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Di rumah maupun di kosan, banyak yang dapat dilakukan untuk menghemat air. Walaupun kelihatannya sepele, jika kebiasaan ini dilakukan banyak rumah, dampaknya akan terasa. Hal pertama yang dilakukan, menggunakan shower saat mandi menghabiskan air lebih sedikit dibandingkan jika menggunakan gayung. Secara kasar jumlah air yang dibutuhkan hanya 1/3nya. Memang biayanya sedikit mahal. Tapi, kedepannya ini akan menghemat.

Kedua, jangan biasakan membiarkan keran air mengalir terbuang pada saat sedang menggosok gigi atau mencuci muka. Hentikan kebiasaan dan hanya menyalakan keran ketika benar-benar dibutuhkan. Kebiasaan ini mampu menghemat air bergalon-galon setahunnya.

Ketiga, penggunaan air yang banyak terjadi pada saat kita menyiram kloset. Dengan memasukkan botol berisi air kedalam bak penyimpa air pada kloset. Saat bak terisi, volume air akan berkurang dan air yang digunakan untuk menyiram kloset pun berkurang.

Keempat, pasikan sambungan pipa air tidak ada yang mengalami kebocoran. Pastikan juga keran-keran tidak meneteskan air. Jika terjadi kerusakan, segera perbaiki. Selain membuang air bersih, kebocoran akan membuat bangunan rusak. Itulah beberapa tips hemat air saat mandi, semoga bermanfaat bagi kita semua.



Paragraf Deduktif-Induktif ( Campuran ) :

Jangan Asal Cabut Gigi

Jangan asal cabut gigi berbahaya. Sakit gigi yang menyiksa biasanya bikin kita cepat-cepat meminta dokter untuk mencabutnya. Padahal, gigi yang sedang sakit justru bahaya jika langsung dicabut. Pasalnya, sakit pada gigi itu kebanyakan disebabkan kelainan di bawah akar, yang disebut abses. Kalau gigi yang sedang sakit dicabut, absesnya bisa nyebar kemana-mana. Sebaiknya tunggu dulu sampai gigi tersebut sembuh alias tidak sakit lagi.

Berhubung gigi orang dewasa tidak bisa tumbuh kembali kalau sudah dicabut, pertimbangkan kembali kemungkinan untuk mencabut gigi. Kalau memang masih bisa diperbaiki, sebaiknya lakukan perawatan terhadap gigi yang bermasalah. Jika gigi kita tidak bisa direstorasi dengan ditambal, tidak ada cara lain sebaiknya dicabut.

Sebelum mencabut gigi, sebaiknya periksakan terlebih dahulu tekanan darah dan kadar gula dalam darah. Kemudian, konsultasi dengan dokter jika alergi terhadap suatu obat. Hal ini, dapat mencegah datangnya penyakit yang tak diundang.

Untuk sementara, bagian yang baru dicabut giginya jangan disikat sebelum kering. Tapi, biasanya luka tersebut akan kering dalam waktu sehari. Oleh karena itu, jangan asal cabut gigi sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter gigi.