Setiap orang pasti pernah marah, karena marah adalah manusiawi. Marah terkadang menimbulkan situasi yang serba salah. Jika kita melampiaskan amarah, kita bisa terserang penyakit, begitu juga kita menahan amarah, penyakit lain juga akan mengintai kita. Banyak macam orang mengungkapkan kemarahannya, bisa dengan meledak-ledak, bisa juga hanya diam saja.
Mengapa orang marah mudah terkena penyakit?
Karena didalam darah orang yang sedang emosi terkandung banyak hormon adrenalin, hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal ini akan dilepaskan kedalam darah ketika ada rangsangan emosi. Akibatnya adalah denyut jantung akan bertambah cepat dan tekanan darah meninggi, keadaan ini yang mengakibatkan penyakit mudah datang. Hemmmp.. marah bisa berati sehat, bahkan lebih sehat dari pada memendam perasaan jengkel. Syaratnya adalah, pengelolaan secara sehat. Ada empat langkah nyata untuk mengelola amarah :
1. Mengidentifikasi kesalahan sikap dan pendirian yang mempengaruhi kita untuk marah secara berlebihan. Begitu kesalahan ini diperbaiki, kita bakal lebih mudah mengendalikan marah.
2. Mengidentifikasi faktor-faktor dari masa kecil yang menghambat kemampuan kita untuk mengekspresikan amarah faktor-faktor ini termasuk ketakutan, penolakan dan ketidak tahuan.
3. Mempelajari cara tepat untuk mngekspresikan kemarahan sehingga kita tetap dapat menguasai situasi yang menimbulkan kemarahn itu, bahkan secara lebih efektif.
4. Menutupi luka-luka yang mungkin tertinggal oleh pengaruh emosional dari kemarahan yang menghancurkan.
Disamping empat cara untuk mengelola amarah di atas, ada empat hal yang tidak boleh dilakukan untuk merespon perasaan marah yaitu, Pengelakan, pemendaman, pengalihan, pegekspresian tak langsung. Jika kita bisa mengelola amarah itu dengan benar, maka marah tidak akan berdampak buruk bagi kesehatan. Selamat mencoba.. ^-^,